KBB#39 – Made in Indonesia, Lapis Legit

Posted on Updated on

KBB 39Menyelesaikan tantangan Klub Berani Baking kali ini sangat seru. Pengalaman pertama daaan cukup tidak memuaskan hasilnya, hihi…. Bagaimana tidak, lapis legit saya tidak begitu kelihatan lapis demi lapisnya. Belum tau nih sebabnya apa. Kurang tipis kah per layernya atau kurang nekan dan olesan mentega waktu menuju lapis berikutnya, atau kurang kering memanggang lapis demi lapisnya?

Memang ada sedikit yang tidak wajar dengan sifat adonannya. Adonan telur sudah oke jambul petruk. Tapi waktu dicampur dengan kocokan margarine-menteganya, seperti pecah di bagian bawah. Lalu di akhir adonan mau habis juga ternyata adonannya memisah, cairan kuning di bawah. Naah.. yang ini sambil diselidiki penyebabnya apa.

Yang terbentuk cairan itu bisa jadi karena kelamaan menunggu. Saya memang tidak memakai emulsifier untuk penstabil adonan, karena berpikiran cukuplah 27 kuning telur jadi pengemulsi yang baik :)
Menurut teman yang biasa bikin lapis legit ini sih cairan itu wajar, nanti diaduk saja waktu mau dituang. Yaaah… saya mah terlanjur dibuang deh, untung cuma sedikit.

Apapun itu tetap laziz, hehe… Meski kali ini bikinnya tidak pakai buah prune karena anak-anak gak suka. Jadilah dibagi dalam 2 loyang, satu dengan kismis, yang lain polosan saja. Waaah.. kapan lagi ya bisa remedy, mengingat keterbatasan waktu dan ketelatenan saya? :)

Lapis Legit Kismis

KBB # 39 Made in Indonesia
Lapis Legit Prune (saya ganti: Lapis Legit Kismis)
Sumber: Binder Primarasa

Bahan:
margarin/mentega untuk olesan
200 gr    mentega
200 gr    margarin
2 sdm     susu kental manis
27     kuning telur
2     putih telur
200 gr    gula kastor
20 gr       emulsifier, optional (saya tidak pakai)
½ sdt    vanili bubuk
60 gr    tepung terigu, ayak dengan
25 gr    maizena

Taburan:
200 gr    manisan buah prune, buang bijinya, belah dua (saya pakai kismis)

Cara membuat:
1. Olesi dasar loyang ukuran 18x18x5 cm (saya pakai 2 loyang ukuran 19x9x5cm) dengan margarin, alasi kertas roti, olesi margarin.
2. Kocok mentega, margarin, susu kental manis dengan mixer hingga putih dan lembut (± 15 menit).
Lapis legit 1
3. Dalam mangkuk lain, kocok kuning dan putih telur, gula, emulsifier, vanili hingga putih dan kental (± 20 menit).
Lapis legit 2
4. Masukkan campuran mentega sedikit demi sedikit ke dalam telur kocok, aduk rata dengan mixer. Tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk dengan spatula hingga rata.
5. Lapisan I: Panaskan oven dengan api bawah sampai mencapai suhu 180 derajat C. Tuang 1 sendok sayur (± 50 ml) adonan ke dalam loyang, ratakan dengan punggung sendok makan/spatula.
6. Masukkan ke dalam oven, taruh di rak paling bawah. Panggang kue sampai kecoklatan (± 3 menit), keluarkan dari oven, olesi permukaannya dengan margarin/mentega, tekan-tekan dengan alat pemadat supaya rata dan padat.
7. Lapisan II: Tetap menggunakan api bawah, tuang 2 sdm (± 25 ml) adonan, ratakan, panggang kembali sampai kecoklatan (± 3 menit), olesi margarin/mentega, tekan-tekan.
8. Lapisan III dan seterusnya: Ulangi step 7 sebanyak 4x.
Matikan api bawah, nyalakan api atas. Pakai api kecil saja. Teruskan melapis sampai sisa adonan habis. Setiap selesai memanggang tekan kue supaya rata dan padat, baru tuangi adonan.
Setiap selesai mengerjakan 3 lapisan, susun potongan prune di atasnya. Sisakan 4-5 potong prune untuk hiasan bagian atas kue.
Lapis legit 3
Setelah adonan habis, matikan api atas, nyalakan kembali api bawah pada suhu 180 derajat C. Pindahkan kue ke rak tengah, teruskan memanggang selama ± 15 menit, agar setiap lapisan kue masak. Keluarkan dari oven, dinginkan. Potong-potong sesuai selera.

Lulus KBB 39 Lapis LegitYipieee… ini logo lulusnya… BTW, kali ini saya berpasangan dengan Devi nge-host Tantangan kali ini.

Pukis, Tetap Empuk Meski Dingin

Posted on Updated on

Kali ini gara-gara lagi belanja terus terpesona lihat cetakan pukis yang teflon. Jadilah tuh cetakan masuk keranjang belanja, hihi..
Dan pagi ini pun langsung dicobain. Meski Sabtu ngantor.. sempetin sejenak siapin kudapan buat anak-anak yang libur sekolah.
Biasa bikin pukis sih, tapi pakai cetakan kue lumpur. Alhasil anak-anak sering nggak mengganggap itu pukis gara-gara bentuknya tidak seperti pukis. Padahal ya resep dan rasanya jelas pukis :)
Resep pukisnya hampir sama dengan resep alm. Bunda Inong yang biasa saya pakai, tapi yang ini sudah lebih jauh melenceng. Tetap enak dan yang penting tidak keras, tetap empuk meski sudah dingin.

PUKIS
Sumber: Bunda Inong sudah dimodifikasi Amy
Hasil: 15 buah

PukisBahan :
• 150 gr terigu protein rendah
• 100 gr gula pasir
• 180 ml santan
• 3 butir telur
• 1 sdm ragi instant (kurleb ½ sachet instant yeast)

Cara membuat :
1. Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang.
2. Masukkan terigu, aduk hingga rata.
3. Masukkan ragi instant, aduk rata
4. Masukkan santan, aduk rata.
5. Biarkan adonan pukis ini kurang lebih 15 menit.
6. Tuang ke dalam cetakan pukis yang telah dipanaskan. Setelah timbul gelembung-gelembung, taburi parutan keju/meises coklat.
7. Panggang dengan api kecil hingga matang.
8. Pukis siap disajikan.

KBB # 38 – Crispy French Baguette

Posted on Updated on

Logo lulus Baguette - for emailMenarik sekali tantangan KBB kali ini, membuat Baguette, biasa dikenal dengan roti Perancis atau roti tongkat karena bentuknya yang panjang.
Gak enaknya bagi saya adalah tidak ada penggemar jenis roti seperti ini di rumah. Selain itu memang perlu kesabaran dan waktu karena persiapan starter dough dan adonan yang harus difermentasi 3 kali.
It means… tidak boleh ada jadwal main keluar rumah dulu kalau belum kelar tugas ini, hehe..
Tidak ada kesulitan yang berarti bagi saya, kecuali cara menyayat adonan dengan pisau tajam. Saya pakai cutter. Rasanya sudah cukup oke..tapi ternyata adonan tidak bisa merekah sempurna di sayatannya seperti halnya French Baguette yang bener di negerinya sono :)
Berhubung oven saya kecil, ukuran 16 inc itu saya bagi 2, jadilah hasilnya 6 buah baguette 8 inc.
Keluar dari oven…. Hhhmmm.. crispy dan rongganya dapat tuh, alhamdulillaah… Langsung dicemilin begitu saja dengan anak-anak. Lalu sisanya? Selama 2 pagi sarapan saya celupin ke kopi, 1 kali makan siang celup ke sup ayam, dan masih saja tersisa 2 potong. Rencananya mau dieksekusi jadi bread pudding saja deh biar laku.

French baguette

Crispy French Baguette – (KAF)
Hasil: 3 Baguette @ 16 inc (saya jadi 6 baguette @ 8 inc)

French baguetteStarter:
½ cup     air
1/16 tsp   active dry yeast / instant yeast
1 cup      unbleached bread flour (saya pakai terigu protein tinggi merk Cakra Kembar)

Dough:
1 tsp                      active dry yeast / instant yeast
1 cup – 1 ¼ cup   air hangat kuku*
3 ½ cup                 unbleached bread flour
1 ½ – 2 tsp            garam

*gunakan lebih sedikit air hangat (iklim lembab) atau lebih banyak (saat winter atau iklim kering), dan kurang lebihnya di saat iklim lainnya (atau ruangan terkontrol kelembabannya).–> saya gunakan suhu normal dengan suasana mendung :)

Tips:
Bahan baguette hanyalah tepung, air, garam, dan ragi. Teknik sang baker lah yang akan menentukan keberhasilan hasil akhirnya. Semakin sering latihan, akan semakin baik hasilnya.

Steps:

1.  Membuat starter. Aduk ragi dan air (tidak perlu diaduk jika menggunakan instant yeast). Tambahkan tepung, aduk. Tutup dan diamkan suhu ruang selama 14 jam atau diinapkan semalam. Starter akan mengembang dan bergelembung. Jika tidak, mungkin raginya tidak bekerja dengan baik. Cara menguji ragi: larutkan ¼ sdt ragi dengan 1 sdm air hangat dan sejumput gula. Diamkan 15 menit. Jika tidak ada perubahan, maka ganti ragi Anda.
Baguette 1
2.  Dough: Jika menggunakan active dry yeast, larutkan dahulu dengan air lalu campurkan dengan starter, tepung, dan garam. Jika menggunakan instan yeast, tidak perlu dilarutkan dengan air terlebih dahulu. Ragi bisa langsung dimasukkan. Aduk dan uleni dengan tangan/mixer/bread machine (setting hingga dough cycle) hingga diperoleh adonan yang lembut tapi permukaan masih sedikit kasar. Jika menggunakan stand mixer, uleni 5 menit dengan speed 2.
Step baguette 2
3.  Pindahkan adonan ke mangkuk yang sudah dioles sedikit minyak. Tutup. Biarkan mengembang selama 1 jam. Kempiskan perlahan. Biarkan mengembang selama 1 jam, kempiskan sekali lagi. Biarkan mengembang 1 jam lagi. Jadi secara total adonan sudah dibiarkan mengembang 3 jam.
Step baguette 3
4.  Pindahkan adonan ke meja yang sudah dioles sedikit minyak. Bentuk bulat. Bagi menjadi 3 bagian (saya: jadi 6 bagian)
Step baguette 4
5.  Bentuk menjadi oval dan agak diratakan. Tutup dengan plastik yang dioles sedikit minyak. Diamkan 15 menit.

6.  Lipat menjadi hampir setengahnya. Kunci ujung adonan dengan telapak pangan. Kemudian sedikit diratakan. Ulangi lipat setengah dan kunci lagi.
Step baguette 5
7.  Balik hingga sambungan  adonan berada di posisi bawah. Gulung perlahan dengan tangan yang ditelungkupkan hingga adonan mencapai panjang 15 inc. Letakkan ke loyang yang dialas greased/parchment paper. Bagian sambungan adonan di posisikan di bawah.
Step baguette 6
8.  Tutup dengan plastik yang dioles sedikit minyak. Biarkan mengembang hingga sangat puffy sekitar 1 ½ jam. Diperkirakan hampir double-in size. Jika terlalu mengembang akan sulit ditangani.
Step baguette 7
9.  Selama proofing, panaskan oven 450 oF (230 oC), jika menggunakan baking stone maka letakkan baking stone di rak paling bawah.

10. Dengan pisau tajam, buat 3 sayatan dengan kemiringan 45 derajat pada setiap baguette. Semprot dengan air hangat. Ini akan membentuk lapisan kulit yang crispy.
Step baguette 8
11. Panggang hingga coklat keemasan 25-30 menit. Keluarkan dari oven dan pindahkan ke cooling rack. Atau untuk baguette yang lebih crispy, matikan oven dan buka pintunya selebar 2 inc dan biarkan hingga dingin di oven.
Step baguette 9

Bolang Baling, Berongga dan Lezaaat…

Posted on Updated on

Sudah lama ingin mengeksekusi resep yang satu ini. Sejak Bapak masih ada hingga sudah almarhum, beliaulah yang memotivasi untuk bisa bikin Bolang Baling sendiri. Kangen Semarang yang lagi banjir ditambah permintaan Taj yang suka dengan bolang baling ini, menjadikan saya menyempatkan bergelut dengan resep dari mbak Windy NCC ini.

Rongga bolang balingMungkin banyak istilah untuk produk satu ini. Bolang baling nama Semarang-nya, di Cilacap disebut galundeng, di kota Medan disebut Roti Bantal Medan. Saya belum pernah melihat dan mencicipi roti bantal medan. Namun kalau membandingkan antara Bolang Baling Semarang dan Galundeng Cilacap, cukup jauh bedanya. Bolang baling berlubang (hollow) atau kopong di dalamnya, sedangkan galundeng lebih mirip roti goreng menurut saya.

Percobaan pertama ini jauuuh dari sempurna. Saya buat setengah resep dengan hasil 20 buah @45 gram. Hanya 5 buah yang benar-benar berongga di dalamnya. Yang lainnya mimpes atau separoh-separoh. Hihi….
Benarlah.. kuncinya terletak pada cara menggilas dan menggoreng adonannya.
Wokelah…. Lain kali musti dicoba lagi. Next time will be better… :)

Ini bolang baling yang bantat dan behid the scene saat sesi pemotretan.. Jiaaah… macam food pgotographers canggih aja :)

???????????????????????????????


Behindthescene 1

Bolang Baling / Roti Bantal Medan
Sumber resep: Windy NCC, http://facebook.dj/kingsemawis

Bahan A:
• 300 gr Gula Pasir
• 3/4 sdm soda kue
• seujung sdt fermipan
• 500ml air masak
Bahan B:
• 1/3 sdm mentega
• 1/2 sdm emulsifier
Bahan C:
• 1 kg tepung terigu protein sedang (saya pakai terigu protein tinggi)

???????????????????????????????
Cara Membuat :
1.  Bahan A (kecuali air) diaduk rata, kemudian diberi air, aduk lagi sampai gula pasir benar-benar larut.
2.  Diamkan dulu 15 menit atau lebih.
3.  Sementara itu cairkan Bahan B, tunggu sampai dingin.
4.  Setelah 15 menit, campurkan bahan C (tepung terigu) ke bahan A, uleni  hingga setengah kalis.
5.  Masukkan bahan B yang sudah dilelehkan, kemudian uleni lagi seluruh adonan sampai kalis/tidak lengket.
6.  Diamkan selama 15 menit. Setelah 15 menit balik adonan dengan cara membalik adonan yang di pinggir menuju ke tengah. Pastikan di balikan pertama ini adonan sudah lebih tidak lengket di tangan.
7.  Kemudian diamkan lagi sebentar, sekitar 15 menit lagi. Setelah itu balik sekali lagi, dan simpan dulu di dalam plastik atau wadah tertutup selama minimal 2-3 jam. Untuk lebih baiknya penyimpanan harus dingin.
8.  Setelah itu bisa langsung diolah, dipotong2. Satu adonan kira2 bisa menjadi 25-30 potong, tergantung ukuran memotongnya.. :)
9.  Sebenarnya yang paling sulit adalah pemotongannya. Beda tangan beda potongannya, dan latihan juga harus lama.
10. Cara potongnya (secara garis besar) :
• Taburi meja potong dengan tepung. Jangan terlalu banyak, yang penting rata tempat kira2 kita akan memotong. Pakai saringan tepung kalau perlu. Buka adonan, potong menjadi 2 bagian. Dari setengah adonan itu bisa dibagi langsung kira2 menjadi 15 potongan kecil2.
• Ambil satu potongan kecil, bulatkan sampai menjadi bulatan sempurna (seperti bakso raksasa), kemudian giling dengan gilingan roti sampai tipis benar.
• O ya pada saat mulai memotong, jangan lupa panaskan minyak di penggorengan terlebih dulu, agar nanti bila selesai memotong bisa langsung diterjunkan..
• Lanjut lagi. Dengan dibulatkan terlebih dulu, maka setelah ditipiskan dia akan menjadi lingkaran tipis besar. Bila ingin langsung digoreng, masukkan saja adonan tipis ini dari pinggir penggorengan setelah minyak panas benar. Dia akan otomatis menggelembung karena dorongan minyak panas. Jangan lupa pada waktu menggoreng, selalu aduk minyak di penggorengan dengan cara memutar searah, agar ada arus yang bisa mendorongnya untuk menggelembung besar. Seperti baling-baling, sehingga kenapa ini di Semarang disebut Bolang Baling :)
• Kalau mau diberi isi, diisikan saat sebelum dibulatkan/setelah dipotong kecil-kecil.
• Kalau mau ditabur wijen, tabur dulu wijennya setelah menaburkan tepung, baru adonan digiling di atasnya.

Salad Buah

Posted on Updated on

Arisan di perumahan 2 bulan lalu diisi dengan kegiatan membuat Salad Buah bersama-sama. Resepnya sih suka-suka tapi kurang lebih seperti ini lah. Sengaja saya catat supaya tidak lupa, karena rasanya sudah pas dengan selera keluarga.

Salad Buah

Salad buahBahan:
- Melon 1 buah
- Apel  4 buah
- Pear 4 buah
- Strawberry 4 buah
- Anggur ¼ kg
- Agar/nutrijel 1 pak
- Mayonaise
- Susu kental manis, secukupnya
- Keju, diparut

Cara membuat:
1. Masak nutrijel dan dinginkan.
2. Cuci bersih semua buah dan potong dadu, termasuk jel-nya.
3. Campur potongan buah dengan mayonaise.
4. Tempatkan buah dalam wadah.
5. Beri taburan keju dan tuangkan susu kental manis secukupnya.
6. Hidangkan segera atau dinginkan di kulkas.