Proses Produksi Tepung Terigu

Posted on Updated on

Di antara bakul kue ternyata tidak banyak yang dapat kesempatan berkunjung ke pabrik terigu or tau sebenarnya gimana sih proses produksi tepung terigu itu? Posting kali ini sekedar berbagi, semoga bisa memberi gambaran tentang penggilingan biji gandum menjadi terigu. Gambar-gambar mesin terpaksa minta dari Om Google aja ya, gapapa kaaan..?

Proses produksi terigu (penggilingan biji gandum menjadi tepung terigu) terdiri dari tahapan:

1. Cleaning (pembersihan)
2. Tempering (mengkondisikan biji gandum agar siap digiling)
3. Milling (penggilingan)
4. Packing

Cleaning

Penampakan bahan baku terigu, biji gandum

Cleaning dan tempering merupakan proses pembersihan serta pengkondisian bahan baku agar memiliki sifat dan persyaratan sesuai dengan yang dikehendaki. Di dalam proses cleaning bahan baku berupa biji gandum dibersihkan dan dipisahkan dari material-material yang tidak diinginkan yang dapat merusak mesin produksi serta kualitas tepung terigu yang dihasilkan. Percaya ngga, kawan-kawan dari bagian produksi cerita kadang mereka menemukan batu, jagung, senter dan bahkan sekali pernah nemu cincin emas di antara tumpukan biji gandum. Itulah sebabnya sangat penting dilakukan cleaning pada bahan baku gandum ini.

Pada tahap ini, gandum akan melewati beberapa macam mesin seperti classifier (saat transfer dari silo tempat penyimpan biji gandum), magnetic separator, combi cleaner, trieur, disc carter dan scourer.

Classifier memisahkan impurities atau kotoran dengan range ukuran tertentu. Magnetic separator menjamin biji gandum terhindar dari berbagai macam partikel besi dan logam yang mungkin terbawa pada saat penerimaan dan penyimpanan. Combi cleaner memisahkan impurities berdasarkan berat jenis serta batu, pasir dan lempengan logam. Kalau Trieur memisahkan benda asing yang berukuran lebih kecil dari butiran biji gandum, maka disc carter berfungsi memisahkan benda asing yang berukuran lebih besar dari biji gandum. Sedangkan Scourer bertindak sebagai sikat untuk merontokkan bulu-bulu halus, debu dan partikel ringan yang menempel pada biji gandum.

Tempering

Selanjutnya bahan baku yang telah bersih masuk ke dalam proses tempering. Pada tahap ini gandum akan disemprot dengan air  agar bahan baku gandum tersebut bisa mencapai kadar air tertentu, kemudian didiamkan dalam jangka waktu tertentu pula. Kata yang lebih menggambarkan mungkin pemeraman ya? Lama tempering tergantung pada jenis biji gandum yang digunakan. Biasanya berkisar antara 18 jam untuk biji gandum soft (kadar protein rendah) dan 24-36 jam untuk biji gandum hard (kadar protein tinggi).

Milling

Milling – Roller (gbr dr internet)

Tahap berikutnya adalah proses milling yaitu proses penggilingan mekanik yang menjadikan gandum menjadi tepung, bran dan polard. Pada tahap ini, gandum akan melewati beberapa proses yang berulang-ulang seperti proses pemecahan, penggilingan (rolling), pengayakan (shifting) dan pemurnian (purifying).

Sistem pengayakannya (gbr dr internet)

Proses ini memecah dan memisahkan komponen-komponen utama dari gandum dan endosperm menjadi bagian-bagian yang terpisah dan kemudian menggiling endosperm menjadi tepung terigu.

Untuk menghindari dan membersihkan telur-telur kutu yang mungkin ada pada biji gandum, ditempatkan peralatan yang disebut entoleter atau detacher. Peralatan tersebut menghancurkan berbagai macam jenis serangga, kutu, larva dan telur kutu.

Di proses ini juga bisa dilakukan fortifikasi (penambahan mineral dan vitamin) dan penambahan flour additives sesuai produsen terigu masing-masing.

Packing

Tepung terigu yang telah siap dan oke kualitasnya kemudian dikemas dan disimpan di gudang. Tepung terigu bisa juga dikirim secara curah (bulk loading) langsung ke industri makanan berbasis terigu.

About these ads

24 thoughts on “Proses Produksi Tepung Terigu

    monica said:
    August 30, 2013 at 8:31 am

    mau tanya berapa lama masa simpan tepung terigu pada umumnya??

      bakingnfood responded:
      September 2, 2013 at 8:06 am

      Sekitar 3-4 bulan di kondisi gudang yang bersih dan iklim tropis seperti kita.
      Kalau disimpan di tempat dingin bisa lebih lama lagi.

    amynah said:
    November 23, 2012 at 12:18 pm

    pak ivan + baking food : ya seperti padi kan ya, kulitnya coklat dalemnya putih jadi kl di giling ya jadinya putih..:D
    btw @bakingfood, roti gandum yg dijual dipasaran dgn bentuk roti tawar itu apa beda dgn yg warna putih ya? bedanya dimana kira2? kl dr ingredientsnya yg beda cuman kata2 “tepung terigu” dan “tepung gandum” ..padahal terigu=gandum kan ya?

      bakingnfood responded:
      November 23, 2012 at 1:52 pm

      Mb Amynah.. kalau padi kulit luarnya mudah terlepas. kalau gandum, dia menyatu kuat dengan endosperm nya.
      Roti gandum terbuat dari tepung gandum utuh (tidak diayak, beserta bran nya ikut), roti putih dari tepung terigu.
      Terigu sebutan untuk tepung terigunya, gandum sebutan untuk bahan baku alias biji gandum nya.
      Kalau disebut terigu berarti tepung putih, kalau disebut tepung gandum berarti terigu yang masih ada bran (kulit) nya.
      Dalam bahasa Inggris mungkin lebih mudah dipahami ya, wheat=biji gandum, flour/wheat flour=tepung terigu. whole wheat flour=whole meal flour=tepung gandum utuh.

    ivan boy tambunan said:
    November 21, 2012 at 4:52 pm

    gimana proses perubahan warna gandum kecoklatan menjadi tepung terigu berubah jadi warna putih..trimss

      bakingnfood responded:
      November 22, 2012 at 9:17 am

      Pak Ivan, itu bukan perubahan warna. Jadi warna putih terigu itu memang warna endosperm di dalam biji gandum. Dalam proses penggilingan dengan roller mill, biji gandum dipecah kemudian diayak. Yang putih menjadi terigu, bagian kulit menjadi bran pollard (pakan ternak).

    Yohanes said:
    July 12, 2012 at 3:49 pm

    mbak,kalau tepung terigu ada kutunya masih bisa digunakan untuk membuat bahan makanan tidak ya?

      bakingnfood responded:
      July 13, 2012 at 10:54 am

      Kalau kutunya hanya sedikit, masih bisa Pak, cukup diayak saja.
      Namun kalau sudah terlalu banyak kutunya, secara higienis dan keamanan pangan sudah tidak memenuhi. Apalagi kalau tepung sudah berubah warna dan berbau apek, tidak bisa digunakan lagi karena sifat glutennya sudah rusak/berubah.

    [...] Ternyata benar. Artikel saya diunggah oleh seseorang bernama Achmad Makmuri. Dari blog ini, tentang Proses Produksi Tepung Terigu dan Mengenal Pabrik Terigu di [...]

    noval said:
    April 1, 2012 at 9:48 pm

    pak punya link arau web tentang produksi tepung terigu g?
    atau ada komunitasnya,pengin ikut?

      bakingnfood responded:
      April 2, 2012 at 6:39 am

      Wah..sejauh ini kok belum nemu tuh. Bisa dicoba search di google saja Pak

    kristin said:
    December 15, 2011 at 12:14 pm

    boleh tau namanya? :) soalnya harus cantum nama penulisnya. :)

      bakingnfood responded:
      December 15, 2011 at 1:24 pm

      Amy Riv mbak alias Amalia Sekar, mohon ditulis nama blognya juga ya sebagai kredit buat saya :)

        kristin said:
        December 19, 2011 at 3:43 pm

        okay, thank u yah. :)

    kristin said:
    December 6, 2011 at 10:32 am

    mba boleh tau nama yang tulis info ini? saya perlu untuk bahan rujukan. infonya bagus. mohon bisa membantusaya yah mba. terima kasih. =)

      bakingnfood responded:
      December 7, 2011 at 6:23 am

      Yang tulis saya mbak Kristin, kebetulan tau prosesnya jadi bisa berbagi.

    Jaka said:
    April 21, 2011 at 4:51 am

    Dalam proses produksi, 1 ton gandum jadi berapa ton tepung terigu ya? Infonya sangat bermanfaat tuk perkuliahan kami, thanks before..

      bakingnfood responded:
      April 21, 2011 at 8:40 am

      Sama-sama Mas Jaka.
      1 ton gandum kurang lebih menghasilkan tepung terigu 0,75 ton.

    jaka said:
    April 21, 2011 at 4:48 am

    Infonya bermanfaat bgt tuk kuliah aku, thanks a lot.. Mo tanya jg, utk 1 ton gandum jadi berapa ton tepung terigu? Thanks infonya..

    bintang said:
    April 12, 2011 at 8:14 pm

    Wah, rumit juga ya bikin tepung itu.
    Tentunya setiap proses harus dikontrol agar
    menghasilkan tepung yang berkualitas.

    anita said:
    December 19, 2010 at 4:16 pm

    terima kasih infonya mba.. o y bole tahu sumbernya dari mana ya mba?
    soalnya mau dimasukin ke laporan saya…makasi^^

      bakingnfood responded:
      December 19, 2010 at 5:54 pm

      Sama-sama Anita. Sumbernya dari saya dooong..;) Tulis saja dari blog ini http://bakingnfood.wordpress.com
      Kebetulan keseharian saya akrab dengan perteriguan sejak 14 tahun lalu…

    imuk said:
    April 21, 2010 at 11:09 pm

    wah… maksih infonya…

      bakingnfood responded:
      December 19, 2010 at 5:54 pm

      Sama2 Imuk…;)

Tuliskan pesan/komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s