Category Archives: Snack/Jajanan

Tips Bolu Kukus Merekah Cantik

Ini ada tips membuat bolu kukus cantik merekah, dari Mbak Heryanti Saleh, teman di milis (thanks ya mbak atas ijin sharingnya..)
Tips bolu kukus (bolkus) mengembang n cantik merekah, tidak botak:
1. Pastikan pencampurannya cukup. Memang sesudah tepung dan cairan masuk, otomatis adonan akan mengental tapi agar menjadi adonan yang teremulsi baik maka harus dimixing sampai adonan licin, putih dan agak mengembang lagi. Ini memakan waktu kira-kira 5-7 menit. Baru akan menghasilkan bolkus yang mengembang ringan dan kepus-kepus alias spongy.
2. Mitos harus sedikit jumlah bolkus per batch dengan waktu kukus 10 menit. Seharusnya untuk menghemat gas, masukkan jumlah bolkus secukupnya sehingga masih ada renggang antar bolkus kira-kira 2-3 cm saja. Lama mengukus hanya 4-6 menit per batchnya dengan menggunakan klakat.
3. Jumlah air kukusan kira-kira 2 ruas jari dari dasar kukusan. Toh kalau hampir habis, dandang/klakat bisa diisi kembali.

Selamat mencoba n mempraktekkan ya. Semoga berhasil.

Pau

Ini hasil coba-coba bikin pau tanpa tepung tang mien. Ternyata oke juga…:)

Pau
By: Amy Riv

Bahan:
• 500 gr tepung terigu protein rendah
• 11 gr  ragi instan
• 100 gr gula pasir
• 275 cc susu evaporasi
• 60 gr mentega putih
• 5 gr  garam halus

Isi:
Sesuai selera (aku pakai meises)

Cara membuat:
1. Campur bahan kering, aduk rata. Tuangi susu evaporasi, aduk/uleni hingga menyatu.
2. Tambahkan mentega putih dan garam, uleni terus hingga kalis elastis.
3. Timbang adonan @ 40gr, bulatkan hingga licin.
4. Istirahatkan selama 20 menit.
5. Tipiskan adonan, beri bahan isi, bulatkan atau bentuk sesuai selera.
6. Istirahatkan lagi selama kurang lebih 20 menit hingga mengembang ringan.
7. Kukus pau selama  15-20 menit hingga matang.

Hasil: 23 buah

Review: kata temen-temen yang ikut mencicipi sih empuk n lembut biarpun sudah dingin. Aku gak mau bilang ah, dikira narsis ntar….hihihi….:))

Martabak Brownies

Martabak Brownies
Sumber: Tabloid Koki, diposting oleh Ratna Oshin
Catatan: Berikut aku bikin setengah resep saja.

Bahan:
• 250 gr terigu protein sedang
• 1 sdm coklat bubuk
• ½ sdt baking powder
• ½ sdm ragi instan
• 350 ml susu cair
• 75 gr mentega
• 40 gr DCC (dark cooking chocolate)
• 2 btr telur
• 40 gr gula pasir

Cara membuat:
1. Ayak terigu, coklat bubuk, dan baking powder
2. Campur ragi instan dan susu, sisihkan
3. Lelehkan mentega dan DCC
4. Kocok telur dan gula hingga mengembang
5. Masukkan terigu bergantian dengan susu, aduk rata
6. Masukkan perlahan DCC dan mentega leleh, aduk rata
7. Diamkan 30 menit, adonan siap dimasak.

Hasil jadi: 18 martabak brownies mini , diameter 7 cm.

Review: Menurutku kurang manis, tapi kalau disajikannya langsung dengan dioles mentega, tabur gula pasir n meses..okelah. Kali ini aku sajikan dengan topping susu kental manis, masih terasa kurang nendang manisnya.

Kue Pancong

Lagi kehabisan ide bikin snack harian buat bekal sekolah n kudapan si kecil di rumah n kebetulan lagi bosen sama pukis, kue lumpur, martabak manis n pan cake, lha kok Bu Fat posting resep kue pancong ini di milis. Jadilah menu snack hari ini si kue pancong ini. Kue pancong ini khas Betawi rasanya, tapi kalau di Semarang dulu namanya gandhos. Ada juga yang menyebut bandros. Kelihatannya lain daerah lain namanya. Soal rasa, sama saja menurutku, bedanya adalah di teksture. Resep kue pancong ini hasilnya lebih kenyal, sedangkan gandhos yang aku kenal dulu lebih cair n lemes. Sama-sama enak dimakan panas-panas, hhhmm….
Berhubung gak punya cetakan kue pancong yang sama dengan cetakan pukis, aku berdayakan saja cetakan kue lumpur. Bisa juga pakai cetakan kue mini or poffertjes lhooo… Silahkan dicoba.

Kue Pancong
Penulis: Fatmah Bahalwan

Bahan:
- 250 gr tepung beras putih
- 250 gr kelapa, kupas, parut
- 1 sdt garam halus
- 650 ml santan (aku pakai 200 ml santan instan diencerkan menjadi 650 ml)
- 100 ml minyak goreng untuk polesan (aku gak pakai)

Cara membuatnya:
1. Campur tepung beras, kela parut dan garam menjadi satu.
2. Tuangi santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata.
3. Panaskan cetakan kue pancong di atas api sedang.
4. Tuang adonan hingga penuh, tutup. Biarkan hingga matang.
5. Angkat selagi panas. Taburi gula pasir kasar bila suka (aku juga kasih taburan meises)

Hasil jadi kalau dengan cetakan kue lumpurku, sekitar 16 buah.

Martabak Bolu

Iseng pengin nyobain Martabak Bolu yang katanya lagi ngetrend sebagai oleh-oleh dari Bandung. Ketemu sama resep martabak bolu dari Dapur Ipoek yang ternyata bersumber dari Bundazasha.

Aku coba dengan sedikit modifikasi, n hasilnya memang tidak mengecewakan. Tidak berminyak dan tetap empuk setelah semalam. Kebetulan dibuat habis maghrib n pagi hari dibuat sarapan masih oke, menul n empuk. Pas buat yang berselera martabak tapi dengan keempukan bolu.

Martabak Bolu

Bahan A :
• 250 gr terigu protein sedang
• 50 gr gula pasir
• 1/2 sdt baking powder
• 1/2 sdt garam
• 350 ml susu cair (aku pakai 35 gram susu bubuk dilarutkan dalam air menjadi 350 ml)
• 1 sdt ragi instant (aku pakai 5 gram)
Bahan B :
• 4 butir telur
• 1/4 sdt soda kue
• 50 gr gula pasir

Cara membuat :
1. Kocok bahan A kecuali ragi instant menggunakan mixer sampai tercampur dengan lembut (aku hanya menggunakan whisk).
2. Tambahkan ragi instant, aduk rata, tutup dan diamkan selama kurleb 1 jam hingga mengembang.
3. Kocok bahan B menggunakan garpu sampai gula larut. Tambahkan ke dalam bahan A. Aduk rata. Diamkan 15 menit.
4. Panaskan loyang martabak (aku pakai loyang martabak mini), olesi margarin. Tuang adonan, lalu ratakan. Tutup dan tunggu sampai adonan berlubang-lubang.
5. Taburi dengan gula pasir dan beri margarin/butter.
6. Angkat, siap diberi filling (keju, meses, susu kental manis, atau kacang) sesuai selera.

Hasil jadi: 16 martabak mini diameter 7 cm