Black Forest Tanpa Rhum… Mungkinkah?

Posted on Updated on

Black forest serasa bukan black forest tanpa rhum. Yups… flavor rhum memang ciri khas Black Forest. Ada aroma harum yang menusuk hidung dan rasa yang agak dingin. Ya. Itulah rhum, salah satu bahan tambahan dalam membuat kue.
Namun hati-hati ya.. pemakaian rhum dalam Black Forest atau dalam produk makanan apapun bagi konsumen muslim haram lho hukumnya. Meski banyak yang berkhilafiat bahwa rhum halal karena diperkirakan alkoholnya sudah menguap. Saat ini untuk menyiasati konsumen yang tak mau memakai rhum, produsen menciptakan flavour (essence) rhum yang diklaim bukan rhum. Hanya rasa dan aromanya menyerupai rhum asli. Flavour rhum sebenarnya adalah perasa alternatif yang dibuat dari bahan-bahan sintetis, atau bahan natural yang tidak ada hubungannya dengan alkohol atau minuman keras.

Pertanyaan:
1. Apa status kehalalan penggunaan rhum dalam pembuatan produk makakan?
2. Bolehkah rhum essence digunakan?
Jawabannya bersumber dari Fatwa MUI adalah (no 1) haram dan (no 2) tidak boleh.

Penjelasannya:
Rhum adalah salah satu jenis minuman keras dengan kandungan alkohol di atas 10%, yang masuk dalam kategori khamr (minuman yang memabukkan). Hukum khamr dalam Islam adalah haram. Yang banyaknya memabukkan, maka sedikitnya juga haram.
Jurnal Halal LPPOM MUI edisi Juli-Agustus 2002 menjelaskan bahwa hukum asal mengkonsumsi minuman keras jenis bir, arak, dan rhum haram hukumnya. Karena itu, menciptakan flavour yang hukum asalnya haram, adalah haram. Sekalipun tak ada kandungan haram di dalamnya.
Ditambah lagi flavour rhum ternyata masih menggunakan alkohol sebagai pelarut. Ini dijumpai hampir pada seluruh flavour rhum yang dijumpai di pasaran. (Catatan: Flavour rhum bukanlah satu-satunya perasa yang menggunakan alkohol lho… Flavour buah atau flavour vanila, coklat, atau kopi rupanya juga menggunakan alkohol sebagai pelarut. So.. be careful ya buat konsumen muslim. Apalagi menurut penelitian LPPOM MUI kandungan alkohol pada flavor buah pada botol ukuran kecil mencapai 7 persen). Tentu saja hukumnya pun menjadi haram.

Lalu kalau mau buat Black Forest, rhum bisa digantikan dengan apa dong? Ganti saja dengan simple syrup. Gampang kok cara membuatnya. Ini resepnya:

Simple Syrup
Bahan:
• 100 gr gula pasir
• 100 ml air
Cara membuatnya kedua bahan di atas dimasak hingga gula larut keseluruhan, matikan api, lalu dinginkan.

4 thoughts on “Black Forest Tanpa Rhum… Mungkinkah?

    STOP Mengonsumsi Rhum! | Blog Tausiyah275 said:
    March 1, 2013 at 9:04 am

    […]   Malah saya juga temukan cara membuat black forest tanpa menggunakan rhum. […]

    kimiawan muslim said:
    July 26, 2010 at 10:43 am

    Saya ingin meluruskan sdikit komentar diatas….
    sebagai orang kimia sya ingin memberitahukan bahwa cuka itu bukan alkohol… Sangat berbeda… Cuka termasuk golongan asam karboksilat, dan etanol termasuk golongan alkohol…. Ketika suatu senyawa berubah menjadi golongan asam karboksilat, sesungguhnya sifat fisika dan kimianya akan berbeda dengan golongan alkohol. … Klo pun dikatakan cuka turunan dari alkohol, itu scara teori bisa dibetulkan, tpi membuat cuka tidak dari alkohol….

    M. Abduh Tuasikal said:
    January 27, 2010 at 8:50 pm

    Sy bukan permasalahkan rhumnya. Itu jelas haram. Namun mungkin perlu dibedakan mana alkohol dan mana khomr. Seharusnya bukan berpatokan pada ilmu dunia saja, harus punya landasan kuat dari agama. Ilmu dunia semata tdk bisa memecahkan masalah alkohol ini yang sudah berpolemik sejak lama.
    Ada tulisan yg sudah membahas panjang lebar mengenai hal ini. Silakan baca di sini:
    http://rumaysho.com/hukum-islam/umum/2888-salah-kaprah-dengan-alkohol-dan-khomr.html

    M. Abduh Tuasikal said:
    January 27, 2010 at 2:36 pm

    Di dalam al quran yg dilarang adl khomr (segala sesuatu yang memabukkan). Dan tidak pernah dilarang alkohol. Coba buka2 al quran dan hadits lagi. Alkohol itu tidak selamanya haram. Kalau alkohol itu haram, saudara ketika makan tidak boleh pakai cuka. Cuka itu adalah turunan alkohol (etanol). Silakan tanyakan pada orang2 kimia.

Tuliskan pesan/komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s