Macarons Yang Gagal

Posted on Updated on

Ceritanya nih mau memberanikan diri baking French Macarons. Latihan dulu untuk memenuhi tantangan Klub Berani Baking bulan ini. Berhubung baru pertama kali nyoba n rata-rata teman-teman yang mencoba selalu gagal pada awalnya, jadi aku belum nyoba pakai almond powder. Aku manfaatkan stock kacang-kacangan yang ada di rumah yaitu kenari. Kenari aku haluskan dengan grinder dan campur dengan gula halus.
Resep pakai yang banyak beredar di internet dengan modifikasi almond powder diganti kenari.

Bahan:
– Putih telur 3 butir
– Gula castor 2 sdm
– Kenari digrinder 100 gram
– Gula halus 200 gr
– Pasta coklat 1 sdt

Cara kerja:
1. Haluskan kenari dan campur rata dengan gula halus.
2. Kocok putih telur hingga berbusa. Tambahkan gula castor dan pasta coklat. Lanjutkan pengocokan hingga soft to stiff peak. Jangan terlalu kaku.
3. Masukkan campuran kenari dan gula halus ke dalam adonan putih telur dalam 2 tahap. Aduk rata, jangan sampai over mixed atau menjadi terlalu encer. Cek dengan cara menjatuhkan adonan ke loyang.
4. Masukkan adonan macarons ke dalam piping bag, gunakan spuit bulat.
5. Cetak di atas loyang yang dialasi baking paper/silpat. Diamkan selama 15 menit
6. Panggang dengan suhu 150 oC selama 10-12 menit atau hingga matang.
7. Keluarkan dari oven, tunggu 1-2 menit dan macarons akan lebih mudah lepas dari baking paper. Dinginkan.
8. Ambil 1 keping macarons, olesi dengan white ganache, tangkupkan dengan 1 keping lainnya.

Ternyata macarons pertamaku gagal dengan suksesnya (jiah.. gagal kok sukses?).

Yang aku amati, kemungkinan kegagalannya adalah:
1. Penambahan pasta pada adonan putih telur. Mungkin aku kurang hati-hati sehingga merusak adonan.
2. Kekentalan adonan tidak stabil terbentuk.
3. Kenari kurang halus n tercampur rata dengan gula halus. Seharusnya aku saring dengan saringan kawat hingga homogen.
4. Kenari ternyata memiliki kelembaban lebih disbanding jenis kacang-kacangan lainnya. Seharusnya kenari dipanggang sebentar hanya untuk mengeringkan.
5. Mendiamkan adonan (floor time) terlalu sebentar. Seharusnya 1 jam sedangkan aku hanya 15 menit.

Semoga belajar dari kegagalan ini, bisa lahir kesuksesan menaklukan macarons. Hhmm… bahasanya, he..he.. Oce, tunggu penaklukan berikutnya.

One thought on “Macarons Yang Gagal

    Widya said:
    August 8, 2010 at 5:02 pm

    oh ternyata kenari sebaiknya dikeringkan dulu ya Mba.. thank ya cerita. seru bacanya

Tuliskan pesan/komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s