Legitnya si Hitam, Muffin Ketan Hitam

Posted on

Seperti biasa, aku selalu mencari-cari resep mudah, cepat dan praktis. Untuk siapa lagi kalau bukan buat gadis-gadis kecilku, bekal mereka ke sekolah dan buat cemilan pulang sekolah Kania. Melongok lemari atas dapur masih tersisa sedikit ketan hitam, yang sebelumnya sukses untuk membuat brownies kukus ketan hitam. Kali ini, masih berbekal resep dari sumber blog yang sama, Just Try and Taste, meluncurlah si ketan hitam dalam mangkok untuk siap dijadikan muffin. Karena ternyata jumlahnya tinggal sedikit, maka aku modifikasi dengan terigu protein sedang. Hasilnya..tetep yummy dan legit, meski tidak selegit memakai tepung ketan hitam 100%. Namun teksture lebih kuat.

Muffin Ketan Hitam
Sumber:  Just Try & Taste dengan modifikasi
Hasil 24 buah mini muffin

Bahan:
– 150 gram gula pasir
– 2 butir telur ukuran besar, suhu ruang
– 235 ml susu cair
– 100 ml minyak goreng
– 1 sendok teh vanila ekstrak atau ½ sendok teh vanili bubuk (aku gak pakai)
– 250 gram tepung ketan hitam (aku pakai 100 gr terigu protein sedang dan 150 gr tepung ketan hitam)
– 2 sendok teh baking powder, pastikan fresh
– ¼ sendok teh garam
– 120 gram keju cheddar parut


Cara membuat:
1. Panaskan oven, set di suhu 180 derajat Celcius (ovenku pakai suhu 200 untuk muffin). Letakkan rak pemanggang di tengah.
2. Siapkan cetakan muffin, olesi mentega dan taburi tepung terigu (aku pakai cetakan teflon)
3. Ayak tepung ketan hitam, terigu, baking powder dan garam menjadi satu dalam mangkuk sedang. Sisihkan.
4. Siapkan mangkuk besar, masukkan telur, gula pasir, garam dan minyak. Aduk menggunakan spatula hingga rata.
5. Masukkan tepung ketan hitam dan susu cair secara bergantian, dalam 3 tahapan. Aduk perlahan hingga rata dalam setiap tahapannya, masukkan keju parut. Aduk rata.
6. Tuangkan adonan ke dalam cetakan, masukkan cetakan berisi adonan  ke dalam oven yang telah dipanaskan sebelumnya.
7. Panggang selama 25 – 30 menit. Hingga permukaan kue terlihat kecoklatan dan mengeras. Test dengan lidi atau tusuk gigi, jika masih ada adonan menempel, panggang kembali hingga matang.
8. Keluarkan dari oven, biarkan sebentar di cetakan. Dengan menggunakan pisau palet atau pisau apapun, sisiri bagian tepi muffin yang melekat di loyang hingga terlepas dan mudah dipisahkan dari cetakan, dinginkan muffin di rak kawat.

Tuliskan pesan/komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s