Menentukan Berat Adonan Roti Dalam Loyang

Sering kita bingung saat pertama kali menentukan berapa berat adonan roti tawar yang harus diletakkan dalam loyang.
Ada rumus yang biasa digunakan oleh para baker, seperti berikut ini:
1. Untuk roti tawar loyang terbuka (open top) –> Berat adonan = volume loyang dibagi 4,5
2. Untuk roti tawar loyang dengan tutup (sandwich) –> Berat adonan = volume loyang dibagi 5,2

Volume loyang, diukur berdasarkan panjang, lebar, dan tinggi loyang.
Contoh untuk ukuran loyang 12,5 × 12,5 x32 cm, maka
1. Berat adonan roti tawar open top = 1100 gram
2. Berat adonan roti tawar sandwich = 960 gram

Faktor/angka 4,5 dan 5,2 diperoleh dari percobaan. Bila tidak puas dengan hasilnya, maka berat adonan ini bisa disesuaikan, ditambah ataupun dikurangi. Misal tekture roti terlalu jarang, maka berat adonan ditambah. Atau sebaliknya bila tekture roti terlalu padat, berat adonan dapat dikurangi.

Advertisements

17 responses to “Menentukan Berat Adonan Roti Dalam Loyang

  1. Mau nanya… pengalaman beli roti ada yg kalo di potong banyak rontok/berpasir… tp ada juga yg lain padat bagus bahkan seperti tisu dalamnya… tipsnya gimana ya?? Mks salam kenal semua dr bumi NTT… 😊

  2. Mbak mau tanya untuk mengukur volum pengembangan roti akai cara apa ya.. Jd volume pada saat masih bentuk adonan hingga mjd roti matang. Ada yg nyaranin tusuk pakai lidi dan ukur brp tingginya pda saat masih adonan dan saat sudh menjadi roti nanti hasilnya tinggi roti dikurangi tinggi adonan, tp menurut sya cara tsb sedikit janggal krn roti setiap sisinya tidak memiliki tinggi yg sama. Trims

    • Untuk keperluan apa mbak Ajeng ngukur volume?
      Mungkin lebih mudah dengan berat saja.
      Atau kalau seperti roti tawar tutup lebih mudah karena bisa dari volume cetakan.

  3. Mbak kalo mau buat roti isi padat dan berat, gmn caranya ya. Selama ini sy buat roti hasilnya selalu tidak padat dan berongga serta tidak berat.

  4. Mbak mau tanya berat jenis dari adonan roti yang sudah siap untuk proses baking kira-kira berapa ya mbak?
    terima kasih mb

    • Pak Sri Widodo, berat jenis adonan roti akan sangat dipengaruhi resep/formulasinya. Cara gampang menentukan/menghitung sendiri dengan memasukkan adonan penuh dalam kotak kecil yang diketahui volumenya (timbang saja air penuh). Lalu berat adonan yang masuk dibagi volume airnya. Semoga membantu.

  5. Mau tanya dong klo loyang roti tawar ukuran 10× 20 berapa gram terigu yg di pakai & berat keseluruhan adonan brp??

    • Mbak Nurhayati, untuk membuat roti, dasarnya adalah 1 kg terigu. Lalu untuk loyang adalah berat adonan.
      Tinggi loyang mbak berapa, supaya bisa dihitung dengan rumus volume seperti di atas.

  6. Mb knpa klo sy buat roti twr tnpa ttup,pecah samping ya.oy dmn sy bs bli loyang roti twr yg ada ttupnya.trmksih

    • Pecah samping malah bagus kok mbak Retno. Itu tandanya glutennya kuat. Hasil rotinya lembut.
      Tapi kebanyakan kalau di kita malah ga suka ya. Mbak bisa kurangi dikit adonannnya 25-50 gram.
      Beli loyang roti tawar yang ada tutupnya di toko bahan kua/alat baking. Saya lupa, dulu beli online. Mbak cari via google aja atau di Fb atau instagram.

  7. di contoh itu nggak kebalik ya? bukannya (12,5 x 12,5 x 32)dibagi 4,5 –> 1100. dan kalo dibagi 5,2 –> 960?

    o ya sekalian mau tanya, kalo untuk pemula baikny belajar buku apa ya?
    makasih..

Tuliskan pesan/komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s