Review Slow Juicer OMI SJ1

Posted on Updated on

Lama tidak menulis review-review an, kali ini mau mereview gadget dapur andalan hidup sehat, Slow Juicer.
Sejak mulai belajar menerapkan pola makan Food Combining alias FC dua tahun lalu, mupeng sangat deh dengan yang namanya slow juicer. Jus yang dihasilkan jelas lebih sehat karena diproses dengan rpm yang rendah.
Kalau baca-baca di group FC, merk Slow Juicer yang sering disebut-sebut dan layak masuk dalam wish list adalah HUROM.  Selain itu ada juga merk KUVINGS.
Naah… karena saat itu tau diri dan tau dompet, maka biarlah slow juicer 2 merk itu jadi gadget dapur impian saya berikutnya.

Dua tahun lalu, tepatnya November 2014, setelah searching ke sana kemari, terutama pas ada info dari group FC, maka dibelilah Slow Juicer yang low budget dulu.
Kebetulan pas ada promo di Lazada, dari harga asli 1,2-1,5 jutaan kalau tidak salah, turun menjadi 899rb saja sudah termasuk ongkir, ppn 10% dan tambahan discount 50rb.

OMI-Slow-Juicer-SJ1
Penampakan Slow Juicer pertama saya

Merk dan tipenya, Slow Juicer OMI SJ1 – Hitam dengan spesifikasi putaran 80 rpm, 600 watt, made in China.

Selama hampir 2 tahun pakai, saya sangat puas dengan fungsinya. Bisa menghasilkan jus sesuai harapan. Kalaupun banyak yang bilang ampasnya  agak basah, masih oke kok bagi saya.
Kelemahannya hanya dari sisi estetika saja, tidak sekinclong dan semewah Hurom dan Kuvings. Ya iyalah… harga 1 jutaan dibanding 5 jutaan gitu lho… hehe…
Selain itu juga ribet nyucinya. Eh..tapi kalau dari sisi ribet nyuci, semua juicer juga begitu deh. Lama-lama juga biasa kok🙂

Ini beberapa jus hasil kerja si hitam.
Hasil jus slow juicer
Bulan ini saya harus berpisah dengan si hitam, dikarenakan sudah naik kelas jadi si merah, alhamdulillaah… Thanks a bunch atas kinerjanya yang memuaskan. Sssttt…tunggu review selanjutnya yach..🙂

Pukis Mocaf

Posted on Updated on

Lagi senang bereksperimen dengan tepung MOCAF (Modified Cassava Flour) nih.  Sepertinya untuk produk cake bisa menggantikan terigu 100%. Baik penampilan maupun rasa dan tekstur-nya.
Eh…ada sedikit bedanya, teksture lebih legit sih kalau menurut saya.
Kali ini dicobakan di produk pukis empuk. Maka jadilah bekal sekolah anak-anak pagi ini adalah PUKIS MOCAF.
Berani mencoba?

Pukis Mocaf
Hasil: 15 buah

Pukis-mocafBahan :
• 150 gr tepung MOCAF
• 100 gr gula pasir
• 200 ml santan
• 3 butir telur
• 1 sdm ragi instant (kurleb ½ sachet instant yeast)

Cara membuat :
1. Kocok telur dan gula pasir hingga mengembang.
2. Masukkan tepung Mocaf, aduk hingga rata.
3. Masukkan ragi instant, aduk rata
4. Masukkan santan, aduk rata.
5. Biarkan adonan pukis ini kurang lebih 15 menit.
6. Tuang ke dalam cetakan pukis yang telah dipanaskan. Setelah timbul gelembung-gelembung, taburi parutan keju/meises coklat/chocolate chips.
7. Panggang dengan api kecil hingga matang.
8. Pukis siap disajikan.

Brownies Kukus Mocaf

Posted on Updated on

Percobaan pertama menggunakan tepung MOCAF (modified cassava flour). Apaan sih tepung mocaf itu? MOCAF adalah produk tepung dari singkong yang diproses menggunakan prinsip memodifikasi sel singkong secara fermentasi.
Kenapa harus emmakai Mocaf? Yes.. substitusi terigu. Diperlukan untuk alasan kesehatan dan secara ekonomis juga diversifikasi pangan.
Brownies Mocaf Kukus ini hampir tidak terasa bedanya, teksture lebih legit.

 

Brownies Kukus Mocaf
Resep by Rina Rinso, modified by Amy
(saya tidak memakai minyak sayur dan emulsifier)

brownies-mocaf

Bahan :
mocaf24 butir telur
130gr gula pasir
90gr tepung mocaf
10gr cokelat bubuk
100gr dark cooking chocolate (DCC)
100gr mentega

Cara membuat :
1. Cairkan DCC (dark cooking chocolate), kemudian tambahkan mentega, aduk rata.
2. Kocok telur dan gula hingga mengembang dan pucat.
3. Masukkan tepung mocaf dan cokelat bubuk yang sudah diayak, aduk rata.
4. Masukkan campuran DCC dan mentega, aduk rata.
5. Tuang adonan setengah loyang kukus selama 10 menit.
6. Beri meises dan 1 sachet susu kental manis cokelat, tuang sisa adonan.
7. Kukus kembali selama 25 menit.
8. Hias brownies sesuai selera

Hasil: 1 loyang ukuran 24x24x5cm

Kue Lumpur Ubi

Posted on Updated on

Anak-anak memang moody. Awalnya kelihatan suka banget dengan ubi cilembu yang dikukus. Akhirnya beli deh 1 kg ubi cilembu mentah di supermarket. Separonya dikukus langsung habis. Dua hari kemudian lanjut kukus sebagian yang tersisa, eee..malah ga habis-habis.
Hhhhmmmm..sampai dipanasin keesokan harinya pun sang ubi masih betah bertengger di piring saji.

Daripada mubadzir, cari ide resep yang mudah dan cepat.
Dan jadilah Kue Lumpur Ubi ini, resepnya modifikasi dari NCC dan soal santan direbus dengan daun jeruk, dapat ide dari ngeblog.
Taraaa…… dan inilah hasilnya, wangi, lembut, daaan yummy🙂

Kue Lumpur Ubi
Modifikasi resep Kue Lumpur NCC

Bahan:
Kue lumpur ubi• 125 gr gula pasir
• 125 gr tepung terigu
• 250 gr ubi, kukus dan haluskan
• 50 gr margarine, lelehkan
• 2 btr telur
• 250 ml santan
• 3 lembar daun jeruk
• 1/4 sdt vanilli
• 1/4 sdt garam
• taburan suka-suka

Cara membuat:
1. Rebus santan dengan daun jeruk, dinginkan dan ambil daun jeruk/saring.
2. Kocok gula dan telur sampai putih dan mengembang (tidak perlu naik), masukkan garam dan vanilli sambil terus dikocok.
3. Tuangi santan, aduk rata, masukkan ubi halus dan tepung terigu secara bertahap sambil tetap diaduk rata.
4. Terakhir, tuang mentega leleh, aduk rata.
5. Panaskan cetakan kue lumpur, poles mentega, tuangi adonan hingga ¾ penuh, tutup, biarkan setengah matang taburi kismis, coklat, keju atau apapun sesuka selera, tutup lagi, biarkan sampai matang. Angkat. Siap disantap.

Wheat Grass – Rumput Gandum – Superfood

Posted on

Akhir tahun lampau saya dan teman-teman satu bagian di kantor bikin project iseng bermanfaat. Setiap hari bergulat dengan biji gandum mengapa tidak mencoba membuat jus rumput gandum yang vitaminnya fenomenal itu?
Rumput gandum alias wheat grass nya ini yang kami jadikan percobaan untuk menanamnya sendiri. Berbagai sumber di internet pun ditelusuri. Banyak sumber yang rata-rata hampir sama. Tapi sebagai referensi saya pakai situs lokal www.rumputgandum.com dan situs luar www.australianwheatgrass.com.au

Wheat grass

Wheat grass adalah salah satu makanan super, dikonsumsi saat perut kosong atau 30-60 menit sebelum makan. Segelas jus wheat grass setara dengan satu kg sayuran berdaun hijau.
Karena kandungan klorofil yang tinggi, wheat grass memiliki efek alkalizing dan detoksifikasi yang kuat pada tubuh. Rumput gandum tinggi oksigen dan kaya mikronutrien, seperti lisin, vitamin C, kalsium, klorofil, protein, asam amino, dan enzim.
Efek samping detoksifikasi dari rumput gandum tergantung pada seberapa banyak kandungan racun di tubuh kita. Bisa berupa sakit kepala atau buang air besar. Eh.. saya dan beberapa teman mengalami mual juga lho.

Berikut ini cara menanam yang kami lakukan. Kebetulan kami membuat percobaan di ruang kerja dingin ber AC. Jadi di pagi hari kami dekatkan jendela agar mendapatkan sinar matahari.
1. Siapkan media tanam dalam tray yang sudah dilubangi bagian bawahnya untuk jalan air. Media tanam bisa memakai tanah atau pasir. Bisa juga dengan media kapas yang dibasahi namun ternyata rentan terhadap tumbuhnya jamur.
2. Letakkan benih gandum di media tanam.
3. Sirami media yang sudah berisi benih gandum setiap pagi dan sore. Jangan sampai air menggenang karena benih bisa membusuk dan berjamur. Prinsipnya, media tanam harus lembab tapi tidak tergenang air. Gunakan botol spray untuk membasahi secukupnya.
4. Pada tiga hari pertama, tutup media dengan kain atau kertas, jangan sampai terkena cahaya matahari.
5. Pada hari keempat, tutup bisa dibuka agar tunas yang mulai muncul mendapat sinar matahari. Tapi jangan sampai mendapat paparan sinar matahari langsung. Dekatkan dengan jendela untuk mendapatkan sinar matahari.
6. Pada hari ke 7-9, rumput gandum dapat dimanfaatkan untuk dikonsumsi. Saya memakai standar panjang untuk mengukur kesiapan panen, yaitu saat panjangnya mencapai kurang lebih 15 cm.

Naah.. ini cara membuat jus rumput gandumnya:
1. Potong rumput gandum dengan jarak 2 cm dari media tanam
2. Ambil sebanyak dua genggam atau sebanyak hasil panen.
3. Potong kecil-kecil rumput gandum dan masukkan dalam slow juicer. Bila tidak mempunyai slow juicer, bisa memakai blender dengan tambahkan sedikit air lalu disaring,
4. Minum segera jus tersebut.

Rasanya? Manis… namun sangat grassy atau bau rumput. After tastenya bagi yang sensitif, akan tidak mengenakkan. Untuk mengatasinya bisa tambahkan sedikit saja perasan jeruk nipis atau jeruk lemon.

Oh ya.. wheat grass yang sudah dipanen masih bisa ditumbuhkan lagi 7 hari ke depan untuk dipanen. Tapi maksimal memang hanya 2x panen. Jus yang dibuat pada panen ke-2 sudah tidak begitu menyengat bau rumputnya. Tentunya nutrisinya pun juga sudah menurun.

Rumput gandum

Berapa banyak yield nya? Dari sekitar 50gr berat rumput gandum menghasilkan sekitar 25-27gr jus rumput gandum. Sedikit sekali ya? Yups… cara meminumnya pun tidak perlu gila-gilaan kok. Cukup 1-2 sendok makan saja untuk tahap awal dan merasakan sensasinya.
Berani mencoba?